Konsumen

Mengapa Malas Jika Berhubungan Dengan Pajak.. ??

Posted on Updated on

Pajak, ketika mendengar, membaca atau melihat hal tersebut terbesit dalam angan dan pemikiran dari sekian masyarakat kita adalah suatu kegiatan yang rumit, berbelit-belit dan kurang ekonomis dari sisi kewajiban-kewajiban yang harus dipenuhi oleh Wajib Pajak; karena yang jelas dari Dirjen Pajak belum sepenuhnya menerapkan  Prinsip “Economic Collection” dalam pelaksanaan perpajakannya, sangat diharapkan ada ketentuan-ketentuan yang mengarah pada hal tersebut akan sangat “Baik” karena dengan demikian Pajak mengarah kepada Prinsip “”Economic Collection”” artinya pengenaan Pajak harus bersifat Ekonomis baik ditinjau dari Sisi Otoritas Pajak maupun dari sisi para Wajib Pajak (Tax payers).

Baca entri selengkapnya »

Rp. 1,- Bisa Dapat Handphone Atau Televisi

Posted on

Bukan tidak mungkin ketika kita hanya memiliki Rp. 1,00 namun bisa beli Handphone bahkan sekaligus televisi, saat ini memang masih sebatas wacana dan mungkin angan-angan. Namun jika apa yang di sampaikan BI beberapa waktu lalu tentang rencana redenominasi benar-benar dilaksanakan maka nilai uang rupiah tersebut akan berubah. Wacana kebijakan ini ternyata mendapatkan tanggapan yang beragam dari beragam orang dengan latar belakang berpikir, pekerjaan dan background pendidikan, mereka berargumen dengan sebatas pengertian dan pemahamannya.

Baca entri selengkapnya »

Bandingkan Dulu Baru Beli.. !!

Posted on

Handphone merupakan salah satu alat komunikasi yang begitu diperlukan oleh manusia saat ini,  sebagai pendukung aktifitas dan pekerjaan sehari-hari tentunya kita harus dapat memilih produk yang sesuai dan pas dengan tingkat kebutuhan dan karakter kita, dan tentunya yang tahu dan mengerti selera serta keinginan untuk memiliki handphone akan tergantung pada kita juga dan saat ini terdapat sejumlah vendor besar memproduksi ponsel bisnis dan membuat fitur pada gadget sehingga ponsel itu menjadi semakin berkelas sehingga itu benar-benar menarik minat konsumen untuk memilikinya. Dan semua itu tentunya adalah hal yang inovatif.

Baca entri selengkapnya »

Uniknya Karakter Konsumen Indonesia

Posted on

Karakter adalah respon kita ketika sedang ‘di atas’ atau ditinggikan. Apakah kita putus asa, sombong, atau lupa diri. Bentuk respon itulah kita sebut karakter, sedangkan karakter itu sendiri terbentuk dengan paling sedikit 5 hal, yaitu:

  1. Temperamen dasar kita (dominan, intim, stabil, cermat).
  2. Keyakinan kita (apa yang kita percayai, paradigma)
  3. Pendidikan (apa yang kita ketahui, wawasan kita).
  4. Motivasi hidup (apa yang kita rasakan, semangat hidup).
  5. Perjalanan (apa yang telah kita alami, masa lalu kita, pola asuh, lingkungan kita.

Karakter yang dapat membawa keberhasilan yaitu empati (mengasihi sesama seperti diri sendiri), tahan uji (tetap tabah dan ambil hikmah kehidupan, dengan cara bersyukur dalam keadaan apapun), dan beriman (percaya bahwa Tuhan terlibat dalam kehidupan kita). Namun sebuah teori terkadang tidak akan sama dengan kenyataan dilapangan, karena sebuah karakter itu akan membedakan kita dalam pola pikir dan mengambil keputusan, dari sebuah situs dan beberapa buku yang pernah saya baca bahwa konsumen Indonesia itu memiliki beberapa karakter yang unik, dan inilah beberapa karakter unik konsumen Indonesia :

Baca entri selengkapnya »

Ponsel Bikin Celaka.. ??

Posted on Updated on

Karena sebuah kelalaian berakibat fatal bagi diri sendiri, berponsel ria saat mengemudi mobil bahkan naik sepeda motor sangat banyak dijumpai pada dewasa ini.  Hal ini disebabkan kurang adanya sebuah kesadaran akan keselamatan diri sendiri, sebuah peristiwa naas terjadi kurang lebih pukul 13.30 WIB pada hari Sabtu, tanggal 03 Juli 2010, di perlintasan Kereta Api (tanpa palang pintu) di Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan Kota Blitar,  yang menelan seorang korban jiwa, Ismono (45), warga Jalan PK Bangsa Banjaran Kediri.  Mobil Xenia dengan Nopol AG 334 GD yang dikendarainya tiba-tiba berhenti tepat ditengah lintasan. Ketika itu, kereta dengan masinis Muhammad Thalib dan nomor loko CC 20113 melaju dari arah Malang  menuju Bitar.

Baca entri selengkapnya »

Media Telah Merampas Hak-ku Sebagai Konsumen.. !!

Posted on Updated on

Pemberitaan di media televisi dan surat kabat dalam beberapa hari terakhir begitu dasyat memberitakan tentang rekaman video mesum yang di-indikasikan Ariel Vs Luna dan Ariel Vs Cut Tari. Pagi tadi jam 05.00 WIB ketika menyalakan televisi berita itu sudah ada dan bahkan lembaran-lembaran surat kabar harian dan mingguan masih terus mengulas berita tersebut, bahkan kalau tidak salah tadi malam Rabu 8 Juni 2010 di salah satu stasiun televisi mengulas tuntas tentang beredanya video porno ini dengan mendatangkan beberapa nara sumber.

Baca entri selengkapnya »

Sejauhmana Kita Memahami Klausula Baku.. ???

Posted on

Sebagai konsumen terkadang kita selalu dikalahkan, akan tetapi bukan oleh undang-undang, peraturan pemerintah atau-pun hukum-hukum yang lain, akan tetapi dikalahkan oleh PELAKU USAHA, mengapa demikian dan kenapa hal ini bisa terjadi, sebenarnya berawal dari ketidakpahaman dan ketidakmengertian kita akan aturan dan peraturan bahkan undang-undang yang memberikan perlindungan terhadap konsumen.  Jika kita perhatikan dan amati bahwa dalam struk pembelian baik itu di supermarket, hypermarket, swalayan atau yang lainnya di bawah nilai nominal belanja yang kita lakukan bisa dipastikan akan ada tulisan-tulisan tertentu yang telah disiapkan sebelumnya oleh pelaku usaha, tulisan-tulisan itu disebut dengan Klausula Baku, lebih jelasnya yang dimaksud dengan klausula baku adalah setiap aturan atau ketentuan dan syarat-syarat yang telah dipersiapkan dan ditetapkan terlebih dahulu secara sepihak oleh pelaku usaha yang dituangkan dalam suatu dokumen dan / atau perjanjian yang mengikat dan wajib dipenuhi oleh konsumen. (UU No. 08 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen)

Baca entri selengkapnya »