Dampak Kenaikan TDL Bagi Rakyat

Posted on Updated on

Informasi kenaikan tarif dasar listrik (TDL) yang diberlakukan mulai 1 Juli 2010 ternyata memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap peri-kehidupan masyarakat, hal ini dapat dilihat dan dirasakan adanya kenaikan beberapa harga bahan pokok, dimana kenaikan tersebut mencapai 3 % hingga 5 %, selain itu kenaikan tersebut juga dipicu oleh kegagalan panen dari petani. Ibarat-nya masyarakat negeri ini sudah jatuh tertimpa tangga pula. Kenaikan TDL tersebut dibegitu dirasakan berat bagi dunia industri konon katanya berkisar antara 40% hingga 80%, dan hal ini terpicu juga oleh pemerintah dan DPR batal menaikkan tarif listrik untuk pelanggan 450-900 volt ampere (VA).

Rincian kenaikan tarif dasar listrik (TDL) 2010 adalah sebagai berikut :

  1. Sosial, naik rata-rata 10%,
  2. Rumah Tangga, naik rata-rata 18%
  3. Bisnis, naik rata-rata 16%
  4. Industri, naik rata-rata 6% s/d 12 %
  5. Bangunan Pemerintah, naik rata-rata 15% s/d 18%
  6. Traksi, Curah, dan layanan Khusus, naik rata-rata 9% s/d 20%.

Sumber : http://www.pln.co.id/pro00/news/siaran-pers/73/188.html

Hal diatas sesuai dengan apa yang telah disampaikan Pemerintah diwakili Menteri ESDM telah mengumumkan penyesuaian TDL yang diatur di dalam Peraturan Menteri ESDM No. 07 tahun 2010 tanggal 30 Juni 2010 tentang Tarif Tenaga Listrik yang disediakan oleh Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Listrik Negara. TDL baru ini mulai berlaku untuk pemakaian listrik bulan Juli 2010. Penetapan TDL 2010 telah  mendapat persetujuan DPR dalam Rapat Kerja Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dengan Komisi VII DPR RI pada tanggal 15 Juni 2010.

Dampak bagi masyarakat memang tidak langsung terkena imbas dari kenaikan tarif dasar listrik tersebut karena untuk pelanggan 450 s/d 900 VA tidak mengalami kenaikan, namun demikian dengan listrik naik maka kalangan industri akan menaikkan harga jual-nya pada mayarakat sudah barang tentu daya beli masyarakat ikut juga terpengaruh disini, jika harga jual suatu barang yang tadinya Rp. 5.000,00 masyarakat masih mampu untuk membeli maka jika kenaikan TDL benar-benar 40% hingga 80% maka bisa dipastikan harga akan mengalami pergantian dan bukan perubahan lagi, yang tadinya harga hanya Rp. 5.000,00 bisa menjadi Rp. 10.000,00 sedangkan penghasilan masyarakat tetap maka sudah pasti daya beli masyarakat akan menurun.

Sudah seharusnya sebuah kebijakan dikeluarkan pasti akan di-iringi dengan resiko dan dampak baik positif atau negarif baik dampak bagi pemerintah atau masyarakatnya, sehingga hal ini memang harus benar-benar disikapi dengan bijaksana oleh semua komponen. Jika memang perlu dinaikkan akan tetapi dalam ambang batas kewajaran dimana masyarakat nanti masih mampu untuk mengganti cost yang harus dikeluarkan. Demikain terima kasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s