Suara Kita Begitu Berharga (Hati-hati POLITIK DAGANG SAPI)..!!!

Posted on Updated on

Benar-benar sudah siapkah kita untuk memilih..?? setidaknya itu satu tanya dari sekian pertanyaan, karena ada beberapa pertanyaan yang begitu menggelayut dibenak saya akhir-akhir ini, yang mungkin rekan-rekan atau masyarakat pada umumnya juga akan muncul pertanyaan itu…., dan pertanyaan itu muncul ketika melihat dan memperhatikan iklan-iklan di televisi tentang Partai Politik. Bagaimana tidak semua partai mengiklankan diri dengan mengusung program-program pemerintah yang telah dilaksanakan dan dinyatakan berhasil.. (menurut mereka).  Lebih ironis lagi setiap partai akan berlomba untuk mengklaim titisan dari tokoh-tokoh negeri ini.

Pertanyaan mendasar adalah keberhasilan dari sebuah proses pembangunan itu sebenarnya milik siapa..???, Partai, Pemerintah (Presidan dan Wakil beserta Menteri), Anggota Dewan Yang Terhormat, ataukah milik rakyat..??  menurut saya bukan sebuah kebanggaan jika pembangunan itu hanya bisa diklaim bahwa yang berhasil membangun dan membuat negeri ini dan itu adalah Partai A, Partai B atau Partai C, D dan sebagainya. Karena masing-masing partai dan tokoh telah meng-klaim bahwa itu keberhasilan dari perjuangan partai-nya.

Pertanyaan berikutnya, mengapa harus ada backgroup para tokoh negeri ini untuk membuat image sebuah partai atau bahkan calon legeslatif di masyarakat, jika belum mampu untuk mewujudkan image dengan program dan langkah nyata mengapa memaksakan diri untuk membuat partai dan mencalonkan diri sebagai Wakil Rakyat. Rakyat sekarang tidaklah bodoh dan tidak lagi memandang siapa dibelakang siapa untuk memilih.  Karena rakyat sudah demikian pandai dalam menentukan siapa yang pantas menjadi wakilnya di gedung dewan nanti.

Belum apa-apa sudah muncul beberapa blok untuk perebutan kursi presiden, waduh… jangan-jangan nanti negeri ini akan terbagi menjadi beberapa negara karena masing-masing blok merasa memiliki kekuatan dan posisi tawar yang sama.. (lha.. repot khan)..  Pertanyaan Ketiga, apa sebenarnya keinginan dan tujuan para elite politik dengan semua ini..???.

Belum lagi jumlah partai politik yang begitu banyak membuat masyarakat makin bingung untuk memilih, karena dari sekian puluh partai sebenarnya hanya orang-orang lama dengan kendaraan baru, tidak ada fresh program dari partai baru tersebut,  begitu pesimis untuk bisa menepati janji-janji kampanye karena setelah masuk pada satu sistem akan sulit untuk bisa menjaga idealisme partai ataupun pribadi, jika bisa-pun sudah keluar dari konteks perjuangan dan tujuan awal dari partai, perlu diwaspadai bahwa banyak-nya partai tidak menutup kemungkinan akan ada POLITIK DAGANG SAPI..?? siapa yang tidak tergiur jika sudah berkaitan dengan uang..????

Jika kita sadari dan pahami bersama bahwa satu suara kita begitu berharga, maka tidak ada salah-nya jika kita harus benar-benar selektif dan bisa menentukan pilihan dengan bijaksana sesuai dengan pilihan kita sendiri dengan sebuah kemantapan dari hati yang paling dalam, dan memilih dengan ikhlas.. Hanya sebuah harap semoga suara kita bisa benar-benar menjadi satu amanah bagi mereka nanti yang menjadi wakil kita di gedung parlemen dan siapa saja yang akhirnya terpilih untuk memimpin negeri ini untuk 5 tahun mendatang.

Raihlah kepercayaan kami dengan program nyata bukan janji maya, Karena perlu disadari bahwa Golongan Putih adalah sebuah pilihan juga jika pada penawaran dari sekian partai tidak ada yang sesuai dengan harapan kita, dan tentu-nya masyarakat tidak akan memilih Golongan Putih jika bisa menyakinkan kami untuk memilih.

Mari berkampanye dengan santun dan tidak saling menghujat bersatu untuk mencapai kemakmuran bersama dan bukan golongan, semoga amiiin..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s