Apa Sih Kerja PLN Selama Ini ???, Perbaiki Kinerja Dong !!!

Posted on Updated on

Kepada pelanggan yang terhormat… bersama ini kami beritahukan bahwa akan ada pemadaman listrik secara bergiliran, dengan jadual terlampir, begitulah kurang lebih isi surat yang disampaikan ke kantor saya dari PLN Cabang Blitar kurang lebih satu bulan yang lalu.

Dan pemadaman listrik di tempatku sudah tidak lagi sering tapi sudah ada jadual-nya. Sebuah kenyataan yang mau tidak mau harus mengikuti, dibilang karena terpaksa… yach.. terpaksa, lah gimana wong yang berhak mematikan dan menghidupkan listrik itu PLN. Kita sebagai konsumen bisanya berharap dan berharap.

Mengapa harus terjadi pemadaman secara bergiliran ??. Informasi yang saya dapatkan setelah melakukan konfirmasi, karena ada 6 pembangkit yang rusak dan saat ini masih dalam perbaikan, sehingga pasokan listrik harus mengambil dari daerah lain, padahal di Blitar memiliki 2 PLTA sendiri, lalu yang jadi pertanyaan sampai kapan pemadaman bergiliran ini berakhir.. ??.

Adanya pemadaman listrik ini ternyata berpengaruh terhadap kinerja kantor saya, karena masih mengandalkan pasokan listrik dari PLN, disisi lain tagihan juga mengalami lonjakan yang cukup signifikan, karena begitu menyala… tegangan dan arus yang masuk juga tinggi, kalo dalam satu hari mati, hidup, mati hidup…; belum lagi alat-alat yang membutuhkan arus listrik juga mengalami kerusakan, karena tidak stabilnya arus listrik yang masuk. Malah sudah ada AC yang terbakar segala.

Kalau memang pembangkit yang rusak ??, apakah memang tidak ada pemeliharaan secara rutin dari PLN yang lebih parah lagi, kerusakan kok sampai ada 6 pembangkit.. lalu selama ini apa kerja dari PLN… dan seharusnya sudah ada cadangan pembangkit yang disiapkan jika terjadi keadaan darurat seperti ini. Salahkah jika mempertanyakan kinerja dari PLN… ????

Itu gambaran yang terjadi dikantor saya yang tentunya masih jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan sektor Industri seperti perusahaan-perusahaan besar, jika mengalami kerugian karena pemadaman listrik itu rasional sekali khan.. sebuah dilema bagi perusahaan, disaat ekonomi masih dalam proses transisi harus dibarengi dengan support listrik yang tidak optimal, dan jika harus menaikkan harga jual juga tidak akan mungkin dilakukan, karena kemampuan membeli masyarakat yang makin rendah karena keadaan ekonomi yang tidak stabil.

Yang dapat dilakukan saat ini adalah :

  • Penghematan listrik, dengan mematikan lampu yang tidak diperlukan dan alat-alat lain jika tidak dipergunakan.
  • Pengurangan pemakaian lampu disiang hari.
  • Meminimalkan ketergantunan alat-alat rumah tangga dengan listrik (jika mungkin).

Tapi apakah langkah tersebut diatas sudah cukup.. ??? jika semua komponen bisa melaksanakan setidaknya penggunaan listrik bisa sedikit berhemat secara nasional, itu harus dimulai dari komponen masyarakat terkecil yaitu KELUARGA.

Hanya sebuah harapan, dan memang kemampuan saya sih masih sebatas berharap saja.. pemadaman listrik bergilir segera berakhir.. agara sedikit banyak bisa mengurangi beban masyarakat dan industri sehingga stabilitas ekonomi kembali terjaga….

Demikian tulisan ini semoga bermanfaat dan terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s